berbuat baik
Bismillah...
Sholawat serta salam selalu terlimpahkan pada junjungan kita nabi Muhammad saw.
Kebaikan adalah lawan kata dari keburukan, kebaikan adalah suatu yang berat untuk dilakukan bagi kebanyakan orang, tetapi bisa menjadi ringan bagi orang-orang yang ikhlas.
Biasanya ketika kita melakukan kebaikan untuk orang lain, kita merasa keberatan apalagi orang lain itu adalah orang yang kurang kita sukai. Mengapa bisa begitu...? Mungkin karena kita masih mengharapkan imbalan dari orang lain, baik yang berupa perbuatan mau pun yang lainnya dari orang itu untuk kita.
Misalkan, ada seorang teman meminta tolang pada saya untuk mencucikan bajunya karena dia sedang sakit, sedangkan dia adalah orang yang sama sekali tidak pernah membantu saya bahkan ketika saya sakit dia tidak pernah menanyakan kabar apalagi mencucikan baju saya. Pasti saya merasa keberatan untuk mencucikan baju dia meskipun dia masih sakit, karena dia tidak pernah melakukan hal yang semisal itu kepada saya. Tetapi jika rasa ikhlas sudah tertanam di dalam hati saya, dan saya tidak mengharapkan dia melakukan hal yang semisal itu dia kerjakan untuk saya dan saya hanya mengharap pahala dan ridho dari Allah, saya juga yakin bahwa Allah maha adil, Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan seorang hamba dan membiarkan kebaikan itu tanpa imbalan atau pahala dan ridho dari Allah.
Setelah saya yakin bahwa Allah maha adil dan saya ikhlas pasti saya akan melakukan kebaikan ada orang lain tanpa melihat orang itu pernah baik terhadap saya ataukah tidak pernah sama sekali.
Kita semua pasti tau bahwa kebaikan yang kita lakukan akan mendapat imbalan atau pahala kelak di akhirat, tetapi terkadang kita merasa berat ketika akan melakukan hal itu karena kita masih mengharapkan imbalan itu di dunia. Coba kita mulai saat ini ubah cara berfikir kita, banyak banyak berbuat baik saat kita masih di beri kesempatan hidup di dunia tanpa mengharap balasan langsung di dunia atau kepada orang lain, tapi minta imbalan itu untuk akhirat kita Kerena di akhirat kelak kita lebih membutuhkannya, dan apabila Allah memberi imbalan kepada kita pada saat di dunia melalui kebaikan yang datang dari orang lain sedangkan kita hannya mengharapkan pahala dan ridho Allah, maka terimalah. . . Itu adalah bonus dan imbalan untuk di akhirat Insya Allah kita masih tetap dapat.
Wallahu A'lam. . .
Sholawat serta salam selalu terlimpahkan pada junjungan kita nabi Muhammad saw.
Kebaikan adalah lawan kata dari keburukan, kebaikan adalah suatu yang berat untuk dilakukan bagi kebanyakan orang, tetapi bisa menjadi ringan bagi orang-orang yang ikhlas.
Biasanya ketika kita melakukan kebaikan untuk orang lain, kita merasa keberatan apalagi orang lain itu adalah orang yang kurang kita sukai. Mengapa bisa begitu...? Mungkin karena kita masih mengharapkan imbalan dari orang lain, baik yang berupa perbuatan mau pun yang lainnya dari orang itu untuk kita.
Misalkan, ada seorang teman meminta tolang pada saya untuk mencucikan bajunya karena dia sedang sakit, sedangkan dia adalah orang yang sama sekali tidak pernah membantu saya bahkan ketika saya sakit dia tidak pernah menanyakan kabar apalagi mencucikan baju saya. Pasti saya merasa keberatan untuk mencucikan baju dia meskipun dia masih sakit, karena dia tidak pernah melakukan hal yang semisal itu kepada saya. Tetapi jika rasa ikhlas sudah tertanam di dalam hati saya, dan saya tidak mengharapkan dia melakukan hal yang semisal itu dia kerjakan untuk saya dan saya hanya mengharap pahala dan ridho dari Allah, saya juga yakin bahwa Allah maha adil, Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan seorang hamba dan membiarkan kebaikan itu tanpa imbalan atau pahala dan ridho dari Allah.
Setelah saya yakin bahwa Allah maha adil dan saya ikhlas pasti saya akan melakukan kebaikan ada orang lain tanpa melihat orang itu pernah baik terhadap saya ataukah tidak pernah sama sekali.
Kita semua pasti tau bahwa kebaikan yang kita lakukan akan mendapat imbalan atau pahala kelak di akhirat, tetapi terkadang kita merasa berat ketika akan melakukan hal itu karena kita masih mengharapkan imbalan itu di dunia. Coba kita mulai saat ini ubah cara berfikir kita, banyak banyak berbuat baik saat kita masih di beri kesempatan hidup di dunia tanpa mengharap balasan langsung di dunia atau kepada orang lain, tapi minta imbalan itu untuk akhirat kita Kerena di akhirat kelak kita lebih membutuhkannya, dan apabila Allah memberi imbalan kepada kita pada saat di dunia melalui kebaikan yang datang dari orang lain sedangkan kita hannya mengharapkan pahala dan ridho Allah, maka terimalah. . . Itu adalah bonus dan imbalan untuk di akhirat Insya Allah kita masih tetap dapat.
Wallahu A'lam. . .
Komentar
Posting Komentar